Sebuah ajaran akan terus ada, jika terus dibagikan kepada orang lain,
namun apabila tidak dibagikan maka ajaran tersebut akan musnah
namun apabila tidak dibagikan maka ajaran tersebut akan musnah
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya saya mendengarkan ungkapan ini, tapi.....
kalo dipikir2 penyataan ini kayanya ada yang janggal
Biasanya kalau sebuah benda terus dibagi (mis makanan, uang, dll) maka jumlahnya akan semakin sedikit dan akhirnya habis, right?
Tapi kenapa, ajaran agar tetap exist malah harus dibagi-bagi?
Kemudian secara tiba2 saya teringat sebuah bait yg pernah saya baca dan krn sangat indah maka saya sms-kan ke teman saya, isinya adalah :
Ribuan lilin dapat menyala dari satu lilin,
dan nyala lilin itu takkan pernah berkurang
Kebahagiaan tidak pernah berkurang jika dibagikan
- Buddha -
dan nyala lilin itu takkan pernah berkurang
Kebahagiaan tidak pernah berkurang jika dibagikan
- Buddha -
Nah lo, tampaknya bait ini juga melawan "hukum berbagi",
Sebenarnya apa yang membuat api dan ajaran memiliki sifat yang sama? Sama2 "melawan" hukum berbagi? Sama2 tidak berkurang kalau dibagi?
Agar singkat, ceritanya lompat beberapa hari kemudian,
yaitu setelah melalui banyak garukan di kepala, akhirnya saya menyadari bahwa api dan ajaran memiliki sifat yang sama. Sama-sama mudah diperbanyak (istilah kerennya diduplikasikan)
Koq bisa begitu? Soalnya saat mereka dibagi, jumlah mereka tidak berkurang, sebanyak apapun dan sesering apapun dibagi
(Sebenarnya kata dibagi kurang cocok, lebih cocok pake kata diperbanyak/diduplikasi)
Saat kita membagikan ilmu kita kepada orang lain, tidak membuat ilmu yang kita miliki berkurang
Sebenarnya apa yang membuat api dan ajaran memiliki sifat yang sama? Sama2 "melawan" hukum berbagi? Sama2 tidak berkurang kalau dibagi?
Agar singkat, ceritanya lompat beberapa hari kemudian,
yaitu setelah melalui banyak garukan di kepala, akhirnya saya menyadari bahwa api dan ajaran memiliki sifat yang sama. Sama-sama mudah diperbanyak (istilah kerennya diduplikasikan)
Koq bisa begitu? Soalnya saat mereka dibagi, jumlah mereka tidak berkurang, sebanyak apapun dan sesering apapun dibagi
(Sebenarnya kata dibagi kurang cocok, lebih cocok pake kata diperbanyak/diduplikasi)
Saat kita membagikan ilmu kita kepada orang lain, tidak membuat ilmu yang kita miliki berkurang
Hukum Berbagi tidak berlaku bagi mereka !!
Saya juga baru menyadari banyak hal di dunia ini yang memiliki sifat gampang di-duplikasi, seperti rasa senang, bahagia, optimisme, motivasi, brain storming, sharing ide & pemikiran, dll, dll
Kembali ke perumpaan api, semakin banyak api ini dibagikan, maka sekeliling kita juga akan semakin “terang” dimana cahaya yang dihasilkan tidak hanya dimanfaatkan oleh si pemegang lilin, tapi juga orang disekitarnya
Nah, blog ini dibikin dengan maksud sebagai media untuk menyebarkan hal-hal di atas dan inilah alasan utama pembuatan blog ini,
Semoga juga melalui blog ini rekan-rekan yang memiliki visi yang sama, bersedia ikut membagikan hal-hal yang bermanfaat, baik dengan sumbangan artikel atau membantu menyebarkan visi untuk berbagi ini
0 komentar:
Poskan Komentar